Nabi Muhammad SAW memiliki banyak pertolongan diakhirat, yang paling besar faidahnya dan yang paling menonjol kedudukannya adalah syafa’atul Udma yaitu pertolongan kepada seluruh umat manusia di padang mahsyar, dimana pada waktu itu kesedihan semakin dahsat dan matahari semakin membentangkan panas sinarnya mendekat pada kepala manusia, dan dari banyaknya keringat sehingga mereka berenang dalam air keringatnya. Mereka sangat menginginkan berpaling dari situasi ini, sekalipun menuju neraka dan mereka meminta tolong kepada nabi-nabi mereka yang mulya, masing-masing menjawab dengan suara yang sedih “nafsi-nafsi” (saat ini sendiri-sendiri) suasan menjadi gawat dan makin berat sehingga hati naik ke pangkal tenggorokan kemudian mereka memohon pertolongan kepada nabi ahir zaman nabi Muhammad SAW,  mereka menyerahkan perkara besar itu kepada beliau sedangkan air mata yang bercucuran mengalir dari mata mereka karena takut kepada Allah SWT. Tatkala perkara besar tersebut sampai pada beliau maka beliau menjawab kepada mereka dengan jawaban penuh keyakinan dan terpercaya dari tuhannya, “saya memang ditugasi untuk itu, saya memang ditugasi untuk itu” kemudian beliau bersujud kepada Allah SWT sambil memohon dan beliau perlama sujudnya, tidak mengangkat dari sujud sehingga beliau mendengar seruan dari Allah SWT yang maha menghakimi dan maha adil “wahai Muhammad angkatlah kepalamu dan mintalah maka pasti permintaanmu dikabulkan. Mintalah syafa’at pasti syafaatmu diterima, maka dalam situasi dan kondisi seperti itu beliau dapat menolong seluruh umat manusia di tempat pemberhentian menuju hisab (perhitungan amal baik dan buruk) pertolongan beliau ini adalah kedudukan yang terpuji yang dipuji oleh umat manusia baik yang muslim atau yang kafir, yang taat atau yang durhaka. Maka kepada Allah kami memohon agar menjadikan untuk kami sebagian dari safa’at Rosulallah SAW supaya kami memperoleh keridoannya dan mendekat kepadanya.